Benih Perkebunan

Pembibitan Sawit Unggul Milik Pengusaha Muda

 

Meskipun menguntungkan namun belum banyak entrepreneur muda yang bersedia melirik bisnis pembibitan kelapa sawit. Faktanya setiap tahunnya, dampak dari program Peremajaan Sawit Rakyat, deficit bibit mencapai 3 juta batang.

Berbekal pengalaman bekerja di PTPN VII, Chandra Rika Herlin banting setir menjadi penangkar bibit kelapa sawit. Ia memulai pembibitannya sejak September 2019 di Muara Enim Sumatera Selatan. Pilihannya adalah varietas asal Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dengan jenis D x P 540,  D x P 239, Yangambi dan Simalungun.

Ia mengawali dengan bibit sebanyak 50.000 dan saat ini bibitnya siap disalurkan serta telah memiliki mitra koperasi peserta Peremajaan Sawit Rakyat yang sudah mengorder bibitnya.

Untuk menjaga mutu, ia memanfaatkan pengalamannya sebagai eks Asisten Plasma  di PTPN VII untuk menerapkan teknis budidaya yang baik. Relasinya yang baik dengan petani membuatnya tidak kesulitan membangun koneksi dengan koperasi. Ia juga bersedia mengajarkan teknis budidaya kelapa sawit kepada petani mitranya.

Entrepreneur muda lulusan IPB ini juga telah mengantungi Izin Usaha Produksi Benih dari Pemda Provinsi Sumatera Selatan dan kerjasama kemitraan dengan PPKS. Seluruh bibit yang ia pasarkan, sebelum disalurkan disertifikasi oleh Balai Sertifikasi Provinsi Sumatera Selatan. Ia menargetkan akan meningkatkan kapasitas hingga 200 batang.