Benih Perkebunan

Sabam Sihite: Dari Buat Bibit Sendiri jadi Penangkar

Berawal dari membibitkan benih untuk kebutuhan sendiri, penangkar asal Muko Moku , Provinsi Bengkulu ini tumbuh menjadi penangkar yang diperhitungkan.

Konon Sabam Sihite mulai membibit kelapa sawit sejak tahun 2014. Saat ini penangkar yang memiliki pembibitan di Desa Air Buluh, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Propinsi Bengkulu, 700 meter dari jalan Trans Padang – Bengkulu Tengah menangkar sebanyak 130 ribu batang.

Gambar. Bibit unggul di pembibitan milik Sabam Sihite

“Kami membibit benih asal PPKS dengan varietas Simalungun sebanyak 20.000 batang, dari PT BTN  jenis TN1sebanyak 90.000  batang dan asal PT. Bina Sawit Makmur/Sampoerna Agro dengan jenis SJ-5 sebanyak  20.000 batang”, jelas pemilik UD. Nasari Sarana Perkasa.

Sementara ini bibit asal penangkarannya beredar di wilayah Bengkulu. Tahun 2019 ini ia juga terlibat dalam penyediaan benih untuk kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Ketika ditanyakan rahasia bisa bertahan berbisnis pembibitan, ia mengaku selalu bekerja dengan jujur dan selalu berupaya menghasilkan produk yang berkualitas. “Saat kita konsisten mengerjakan itu maka pembeli benih akan mencari kita”, kata Sabam.