Proses Membibit Kelapa Pandan Wangi

 

Aroma wangi pandan menjadi ciri khas kelapa eksotik dikenal dengan kelapa pandan wangi.

Munurut Zulham, penangkar bibit kelapa pandan wangi asal Sumatera Utara, pembibitan modern kelapa pandan wangi ini dapat membuahkan hasil yang menakjubkan hingga mencapai 15 ribu bibit setiap bulannya dengan rentan usia sebelas sampai dua belas bulan.

Bibit itu kemudian dimasukan dalam karung-karung dan ditumpuk di suatu tempat sebelum dan kemudian akan dilakukan penyayatan satu sisi. Penyayatan satu sisi ini berfungsi untuk serapan air pada bibit kering sehingga mempercepat daya tumbuh.

Bibit kering yang sudah disayat kemudian disusun dalam sebuah bedeng yang dilengkapi dengan terpal untuk menyaring matahari.

Di dalam bedeng itu pertumbuhan bibit sampai dengan dua bulan, secara kasat mata dapat dilihat tunas sudah tumbuh dari bibit tersebut. Persentase pertumbuhan diperkirakan 70 sampai 80 persen.

Saat mencapai usia empat bulan, bibit dipindahkan ke polybag agar lebih mudah dan efisien untuk memindahkan bibit.

Di Medan, Sumatera Utara, biasanya bibit yang telah tumbuh sempurna di tanah berusia tujuh tahun dengan jumlah 512 pohon.

Pohon-pohon tersebut menghasilkan jumlah bibit yang fantastis, yaitu mencapai  72.000 bibit siap salur. (Ad)