Benih Perkebunan

Kelapa Bido, Tanaman Super Asal Morotai

 

Percayakan Anda jika tanaman kelapa muda berukuran pendek sudah mampu menghasilkan buah layaknya kelapa telah berumur lebih dari 10 tahun? Faktanya hal itu terjadi pada Kelapa Bido asal Maluku Utara.

Kelapa bido merupakan jenis kelapa genjah yang berasal dari Desa Bido Kecamatan Morotai, Kabupaten Morotai , Maluku Utara. Konon kelapa super ini bisa menghasilkan 16.395 butir per ha. Atau sekitar 133 buah per pohon.

Kelebihan kelapa ini adalah pertumbuhan meningginya lambat dan cepat berbuah dengan ukuran buah besar. Konon umur mulai berbunga 2  tahun dan sudah bisa dipanen pada umur 3 tahun. Bentuk buah seperti telur berukuran besar. Dengan kadar minyak kopra hingga 53,34 persen.

 

Gambar. Buah Kelapa Bido

Kelapa Bido ini relatif tahan terhadap cengkraman dengan curah hujan 1.000 – 1.200 mm per tahun. Tapi idealnya kelapa ini ditanam di lahan kering iklim basah  pada ketinggian ideal 300 dpl dengan curah hujan > 1.500 – 2000 mm per tahun dengan bulan kering > 6 bulan.

Konon cerita yang beredar di masyarakat  kelapa ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani Bosu Labaka pada tahun 1940. Kelapa itu pecah bagian buah namun tetap dibawa ke rumah untuk ditanam di halaman. Dari situlah pengembangan kelapa ini berasal, dimana turunan dari kelapa ini kemudian disebarluaskan. Menariknya, induk F1 yang telah berumur 60 tahun tingginya hanya 8 – 9 meter.

Kelapa ini merupakan varietas unggul yang layak digunakan secara luas. Adapun sumber benihnya berasal dari BPT atau kebun induk yang telah ditetapkan Menteri Pertanian.