Benih Perkebunan

Kebun Induk Kelapa Hibrida Hasilkan Omzet Menggiurkan

Bibit Kelapa Hibrida - MedanBisnisDaily.com

Pengembangan kelapa tengah gencar-gencarnya dilaksanakan, guna memenuhi kebutuhan kelapa yang kian meningkat. Beberapa upaya yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang makin berkembang, salah satunya yaitu menciptakan varietas unggul.

Dalam kegiatan Kunjungan Online Kebun Induk Kelapa Hibrida (24/09/2021), Prof. Dr. Ir. Hengky Novarianto, MS. mengemukakan bahwa pengembangan kelapa ke depan membutuhkan varietas unggul yang memiliki karakteristik cepat berbuah, profil batang pendek lambat meninggi, produksi buah, kopra, atau nira tinggi, dan karakter lainnya yang tentunya dengan nilai ekonomi tinggi.

 Selain produksi tinggi tanaman kelapa hibrida juga diharapkan memiliki keunggulan lain seperti lebih bersifat toleran di lingkungan mana pun, resisten terhadap hama dan penyakit, dan keunggulan lainya.

Ir. Miftahorahman mengemukakan bahwa persilangan yang dilakukan untuk mendapat kelapa hibrida dapat dilakukan dengan pola kelapa genjah × kelapa dalam (G × D), kelapa dalam × kelapa genjah (D × G), kelapa dalam × kelapa dalam (D × D), kelapa genjah × kelapa genjah (G × G).

“Kesiapan kebun induk kelapa hibrida yang  saat ini tengah dikembangkan sudah ada sekitar 50-60 pohon, dimana harga bibit kelapa hibrida biasa bisa mencapai Rp. 50.000/butir”, tambahnya.

Pengembangan kebun induk kelapa hibrida tentu dapat menghasilkan omzet yang cukup tinggi bagi pengembangnya, karena penyedia benih hibrida secara komersial masih sedikit sedangkan kebutuhannya tinggi. (TW)