Benih Perkebunan

Mengenal Makna Dibalik Label Benih

 https://www.greenbiz.com/sites/default/files/images/articles/featured/seedsnopparatpromthasstock.png

Saat membeli benih bersertifikat, Anda wajib mengetahui makna dari label yang menyertai benih. Setidaknya label benih bermutu memiliki warna khusus sesuai kelas benihnya.

Untuk benih penjenis (BS) berwarna kuning. Benih dasar (BD) diberi warna putih. Ketiga, benih pokok (BP) berwarna ungu. Ini biasanya berasal dari sumber benih yang akan digunakan untuk membangun kebun sumber benih.

Selanjutnya untuk benih sebar (BR), yang merupakan benih yang digunakan untuk pertanaman atau kebun produksi yang, dibagi menjadi dua warna. Benih sebar (BR) dengan label berwarna biru muda untuk benih yang jenis sudah ditetapkan sebagai unggul nasional. Untuk benih berlabel biru boleh beredar ke seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan, untuk benih unggul lokal benih sebar diberi warna hijau muda dan hanya bisa beredari di provinsi asal benihnya.

Label benih biasanya memiliki panjang 10 cm, lebar 9,5 cm dan tulisannya berwarna hitam. Sedangkan isi labelnya meliputi nomor sertifikat, nomor label, jenis tanaman dan varietas, kelas benih, hasil uji laboratorium, volume benih, masa akhir edar benih, dan nama serta alamat produsen. Perlu diperhatikan juga masa berlaku label itu sesuai masa berlaku sertifikat benih.

Jadi saat membeli benih cek warna labelnya dan informasi yang tertera. Pastikan bahwa benih yang Anda beli sesuai kelas benihnya dengan standar sesuai kebutuhan Anda.