Benih Perkebunan

Rekomendasi Varietas Tebu Sesuai Tipe Kemasakan

 

Salah satu kunci sukses mendapatkan rendemen tebu yang tinggi adalah penataan varietas. Pemilihan varietas dalam pembangunan kebun benih harus berdasarkan rencana tanam dan tebang tebu gilingnya sesuai dengan tipe kemasakan, varietas dan tipologi lahan.

Hanya saja kenyataan di lapangan petani umumnya menggunakan satu atau dua varietas. Hal ini yang mengakibatkan target rendemen gula sering kali tidak tercapai.  

Oleh sebab ini adalah perlu pemahaman tentang karakteristik varietas terkait tipe kemasakannya. Untuk varietas masak awal yang direkomendasikan adalah PS 881, PSBM 901, TLH 1, PSCO 902, VMC 86-550, GMP 4, GMP 3.

Sementara untuk varietas masak awal tengah terdiri atas PS 862, Cenning, Kentung, PS 851, PS 865, PSJK 922, TLH 2, PSJT 941.

Lalu varietas masak tengah mencakup GMP 1, PS 882, VMC 76-16, PS 921, KK. Untuk varietas masak tengah lambat antara lain PSDK 923, PS 864, BL, NXI 4T, GMP 2.

Namun petani tebu di Jawa umumnya sangat fanatik menggunakan BL sehingga pola penggunaan varietas sesuai tingkat kematangan belum berjalan dengan baik.