Benih Perkebunan

Cara Menghitung Kebutuhan Benih Kopi

https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/81KvPRkTu5L._SL1500_.jpg

Ingin bertanam kopi dan mengetahui benih yang harus disediakan? Maka Anda perlu menguasai perhitungan berikut, dengan memperhitungkan kemungkinan kematian tanaman pada saat pembibitan.

Misalnya Anda ingin menanam kopi dengan jarak 2,5 x 2,5 meter, maka Anda membutuhkan bibit tanam sebanyak 1.600 biji. Dengan asumsi daya kecambah 90 %, kecambah dipindahkan di pembibitan 95 % kemudian bibit kopi ditanam di kebun 80 % maka :

Kebutuhan biji kopi = 100/90 x 100/95 x 100/80 = 1,46 b

b = kebutuhan benih tanaman kopi

Apabila kebutuhan benih sebanyak 1.600 pohon (b), maka benih yang dibutuhkan = 1,46 x 1.600 = 2.336 biji atau setara 2.300 biji. Jika ditambah 20 % sulaman maka benih yang diperlukan 2.750 butir.

Kebutuhan bibit siap tanam per jenis kopi berbeda menurut varietas dan tipe pertumbuhannya. Kopi arabika tipe katai (dwarf) seperti Andungsari, Sigarar Utang atau Komasti  dapat ditanam dengan jarak 2 x 2,5 meter atau dengan kebutuhan benih siap tanam 2.000 batang dan jarang tanam 3 x 1,5 atau dengan kebutuhan benih siap tanam 2.200 batang.

Kopi arabika tipe jagur (tall) seperti Lini S 798, Gayo 1atau Gayo 2 dapat ditanam dengan jarak 2,5 x 2,5 meter atau dengan kebutuhan benih siap tanam 1.600 batang.